Sub pertanyaan, apakah anda termasuk kedalam golongan yang menggunakan Windows XP ? jika kedua pertanyaan utama diatas mempengaruhi anda, sebaiknya baca artikel ini ( ops….nggak maksa loh ).
Jika selama ini computer berjalan normal dan tidak pernah macet mungkin fitur ini tidak pernah diperhatikan, tetapi tentunya ada tujuan tertentu kenapa Microsoft membuat fitur system restore ini. Mungkin semua juga sudah tahu, computer bisa koma bukan hanya karena virus, tetapi karena ulah kita sendiri. Lho ? Terkadang kita dengan ceroboh memasang driver, padahal windows sudah mengingatkan kalau drivernya belum diverifikasi atau bisa juga karena aplikasi yang saling berantam, contohnya antivirus.
Jika ini yang terjadi, windows menyediakan sebuah fitur yang powerfull sekaligus bom waktu. Mengapa ? Karena tugas utama restore point mengembalikan kondisi windows pada keadaan sebelum terjadinya crash dan bagusnya restoring system ini tidak akan menghilangkan data-data.
System restore dalam kondisi normal bertugas memantau perubahan-perubahan yang terjadi pada system, seperti instalasi software ataupun perubahan yang terjadi terhadap system ( update windows ). Perubahahn ini dicatat oleh system restore dan didentifkasi dalam bentuk restore point yang sudah mudah dikenali dari tanggal dan waktu penyimpanan dilakukan.
Kenapa Powerfull ?
System restore memiliki fungsi yang bagus, diantaranya :
- Secara otomatis melacak perubahan dan kemudian membackupnya saat system masih berjalan dengan baik. Misalnya tanpa sengaja kita menghapus file *.exe yang mengakibatkan windows menjadi tidak stabil.
- System Restore tidak menghilangkan file-file pribadi, karena dia hanya bertugas membackup system saja.
- Kemapuannya menyimpan perubahan sampai dengan dua minggu ( test dilakukan dengan perubahan yang normal ). Tetapi ini juga sangat tergantung dengan banyaknya perubahan yang dilakukan serta besarnya kapasitas hardisk yang dialokasikan untuk system restore.
- Kita dapat merestore sesuai dengan tanggal yang kita inginkan.
- System restore mampu melindungi; perubahan pada inisialisasi system, perubahan system, instalasi tambahan, windows update, manual restore point, perubahan pada driver hardware dan Microsoft backup restore point.
Kok jadi bom waktu ?
Sehebat-hebatnya restore point, ada hal-hal yang harus diperhatikan pada saat menggunakan restore point, diantaranya :
- Jangan menginstal program kemudian merestorasi system ketanggal sebelum program tersebut diinstal, karena proram tersebut tidak akan berjalan dengan sempurna.
- System restore tidak mampu menghapus program yang diistall, sehingga jika terjadi crash pada program yang diistall kita harus menghapusnya secara manual melalui add and remove program pada control panel window atau menggunakan uninstaller pihak ketiga.
- System restore hanya bekerja pada partisi atau drive yang aktifkan ( perhatikan statusnya )
- Program antivirus tidak akan berjalan dengan baik jika fitur ini dinyalakan, karena dengan sendirinya file yang mengandung virus akan ikut tersimpan dan akan ikut ter-restore jika kita melakukan restorasi.
Jadi ? sebuah dilema memang. Dari satu sisi windows menyediakan kemudahan tetapi pada sisi lain windows menyediakan tempat untuk bom waktu. Ada solusi lain, matikan system restorenya dan gunakan aplikasi pihak ketiga untuk membackup system. Pilihan ada pada kita, mau menggunakan system restore pada windows atau menggunakan aplikasi pihak ketiga.
Monggo silahkan dicoba.


Awalnya dulu saya menggunakan System Restore, namun sepanjang perjalanan waktu mengenal dunia komputer, khususnya menggunakan XP system restore ini menurut saya kurang bagus, selain menambah beban pada memori, juga sering kali system yang direstote tidak seperti yag saya harapkan. Saya sendiri mematikan System Restore dan lebih mempercayai Deep Freeze untuk menjaga sistem dari percobaan atau serangan antivirus yang mungkin menyebabkan Crash. So kembali kepada Persepsi Individu masing2 (tumben saya rada serius.. :ngakak: ) PEACE.
Deka´s last blog ..Ingatlah Wahai Pemuda Pemudi Indonesia
I Agree, Jika membandingkan beban memory dengan kemampuan kerja SR memang rada tidak sebanding. Tetapi memory saat ini menurut saya sudah bukan masalah lagi. Sulit rasanya menemukan kompi yang memorinya masih 512. Btw, Deep Freeze…saya juga menggunakannya..:senang:
Kompie saya 256 Om, DDR lagi .. :sedih:
tapi Netbook saya mah 1 GB DDR 2… :ngakak:
Deka´s last blog ..Traceroute (Tracert) dan Visualroute
:bingung: kalau desktop mungkin, kalau netbook minimal emang udah rata-rata satu giga. Kalau punya saya sih yang biasanya aja, untuk menjalankan vistaun kayaknya sanggup :senang:
Baru denger vistaun, sistem operasi macam apalagi kah ini…? :bingung:
Deka´s last blog ..Traceroute (Tracert) dan Visualroute
Ralaaat, maksudnya Windows Vista yang sudah mau Innalillahi wainnalilahi rojiun. :ngakak:
Mas, sistem restore di win itu emang bener bom kok, gak banyak membantu malah sering mengakibatkan kerusakan tambah parah… beda dengan sistem restore di Mac yaitu Time Machine, kl di Mac sesuai dengan namanya kita bebas utk mundar mandir ke waktu dimana kita menginginkan restore pointnya..tapi kalo diwin setahu saya tidak bisa
planet orange´s last blog ..Prediksi gempa yang akan terjadi
:bigsmile:, emang pecinta Mac sejati. Benar mas, System Restore-nya windows hanya sebagai hiasan saja. Tetapi lumayanlah kalau dalam kondisi tanggap darurat, minimal bisa menyelamatkan data.
Saya bukan mac sejati mas…. mac aja pake yang hackintosh karena lom kebeli mesin mac, jadi terpaksa instal di PC :sedih:
Kl buat nyelamatin data saya biasanya pake Mini PE mas, tinggal di booting dari CD/DVD trus semua data pindahin deh…. persis kyk linux live, gak perlu diinstal nih mini PE nya…..
planet orange´s last blog ..Prediksi gempa yang akan terjadi
Banyak cara sebenarnya mas, cuma kalau menggunakan System Restorenya windows pengguna windows tidak perlu menggunakan aplikasi pihak ketiga. Saya sendiri menggunakan Norton.
hmmmm, mungkin aplikasi semacam deepreze bisa membantu
Benar mas, aplikasi deepfreeze atau acronis memang lebih berdaya guna dibandingkan dengan aplikasi bawaan Windows itu sendiri.
Dulu saya juga udah pernah nyoba, saya restore ulang, e malah file2 dan instalasi hilang semua :capek:
MasEDI´s last blog ..Sumpah Pemuda, Generasi Muda dan Kampanye Aku Ngeblog, Kamu?
Restore ulang memang sering terjadi seperti ini mas, apalagi jika restorenya kita lakukan ketanggal yang lama, otomatis system yang baru tidak ter-resotore lagi.
yg beginian, dulu saya nggak begitu peduli mas. taunya komputer saya lancar, krn semua ada yg ngurusi yaitu bagian IT. tetapi begitu di rumah sering punya problem di sistem komputer mau nggak mau ketika staf IT utakatik komputer saya suka ngintip dan sedikit2 bertanya.
skrg perlu belajar lagi, krn pake windows vista
Benar gus, system restore perlu digunakan. Jika menggunakan Windows Vista, system restorenya lebih baik dibandingkan dengan Windiws XP. Jika boleh memberi saran sebaiknya system restore menggunakan aplikasi pihak ke 3, saya sendiri Norton untuk melakukan backup system.
Hmm,setelah membaca artikel di atas, pemahaman saya mengenai system restore makin bertambah mas. Panteslah kalo sebelum menggunakan scan PCMAV harus mematikan system restore ini.
iskandaria´s last blog ..Pengaruh Atribut Title dalam Kaitannya dengan SEO