Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih.

Saya teringat kembali pepatah yang sudah sepanjang jaman dikumandangkan tersebut. Jadi apa masalahnya bung ? pada tanggal 30 Oktober 2009 salah satu blog saya terserang bencana tsunami hebat. Semua data menjadi blank alias kosong melompong dan anehnya tidak ada satupun data yang tersisa. Padahal paginya saya masih bisa mengakses data blog tersebut dan dalam kondisi sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun.

Saya kemudian teringat salah seorang blogger yang sering melontarkan kata-kata funny memberikan sebuah komentar yang bernada serius. Deka Handayani admin blog Deka.web.id sempat mempertanyakan salah satu postingan saya yang menghilang dari peredaran dan dia menyatakan mencium bau yang kurang sedap. Pada saat itu saya hanya menjawab bahwa saya tidak dapat menjelaskan panjang lebar.

Beberapa Jam kemudian, saya mencoba untuk melihat kembali blog tersebut dan…yang saya dapati hanya halaman kosong melompong, tidak ada isinya sama sekali.

Saya mencoba untuk mengembalikan kondisinya dengan update yang ada tetapi apa daya ternyata file backup yang saya buat ternyata tidak sempurna. Beberapa waktu sebelumnya salah seorang master blog Mas Fanari diblognya pernah menyampaikan kepada saya bahwa pemeliharaan database adalah tanggung jawab kita selaku pemilik domain. Dan sejak itu saya sudah mencoba untuk melakukan backup, karena merasa backup sudah berjalan dengan semestinya saya tidak melakukan checking ulang apakah backup tersebut memang benar-benar sempurna atau masih cacat. Dan nyatanya backup yang saya lakukan tidak berjalan dengan sempurna.

Sampai dengan saat ini saya sendiri masih heran dan bertanya-tanya apakah blog tersebut memang error databasenya, karena kalau database yang error, tentu tampilan tidak akan sempurna. Ataukah ada sesuatu yang lain ? saya juga tidak berani untuk berandai-andai. Karena saya fikir password yang saya buat cukup kuat dan username juga sudah saya ganti.
Saya hanya mampu meratapi kenyataan, bahwa artikel yang saya tulis dan komentar rekan-rekan semua hilang tak berbekas.
Jujur saja saya menjadi malas untuk mengupdate data yang ada pada blog tersebut.

Belajar dari pengalaman ini, saya hanya ingin berbagi dengan rekan-rekan semua, bahwa :

  1. Sebaiknya lakukan backup berkala, bila perlu backup tersebut langsung diarahkan ke komputer kita sendiri. Jangan dibackup pada vendor yang menyewakan server
  2. Teliti kembali bakcup yang dibuat, apakah telah sempurna atau masih ada yang kurang beres. Jika ditemukan ada yang tidak sempurna sebaiknya lakukan backup ulang. Untuk mengetahui kesempurnaan backup, bisa dilakukan running test pada server lokal
  3. Sebaiknya buat minimal 2 (dua) buah backup, jangan hanya mengandalkan satu buah backup saja
  4. Jika kompi rekan-rekan lebih dari satu atau memiliki dua buah harddisk sebaiknya dibuat backup pada masing-masing komputer atau pada masing-masing harddisk

Mungkin itu sekelumit tips dan pengalaman yang saya sharing. Sekali lagi saya tidak berani beranda-andai, karena saya sadari ada artikel saya yang bisa membuat merah kuping orang lain.
Tetapi dengan blog yang ini saya akan tetap eksis dan still keep blogging.

Dan saya tidak akan menangis, saya akan tetap mencoba tersenyum sekalipun perasaan saya terluka, terutama saya sudah melukai perasaan rekan-rekan yang memberikan komentar dan melakukan pertukaran link dengan blog tersebut.

Sahabat blogger semua, sekali lagi saya mohon maaf jika kenyataan ini melukai rekan-rekan semua.