logo sony-ak.comSastrawan besar dari Inggris William Shakespeare pernah mengatakan Apalah artinya sebuah nama. Tetapi dimasa kini ungkapan tersebut seperti harus mulai ditinggalkan atau minimal dipertimbangkan kembali. Nama sudah menjadi indentitas diri/organisasi/badan ataupun perseroan. Sehingga nama bisa menjadi sebuah trademark tersendiri bagi pemiliknya. Tetapi saat ini anda juga harus hati-hati membuat nama anak, perusahaan, organisasi atau yang sejenisnya.

Mengapa ? Karena nama yang sama atau hampir sama bisa dianggap menjiplak nama milik orang lain dan dianggap melanggar hukum. Huuhhh……

Contoh Kasus

Beberapa waktu yang lalu bahkan sampai dengan hari ini, salah seorang blogger Indonensia Mas Sony Arianto Kurniawan menggunakan nama pribadinya untuk domain blog-nya ( disingkat menjadi Sony-ak.com, disomasi oleh Sony.corp jepang agar melepaskan nama Sony pada domain blognya. Tetapi Mas Sony AK tetap mempertahankan nama blog beliau dan sampai dengan saat ini sudah hampir 9.000 dukungan yang mengalir ke Mas Sony melalui jejaring Sosial Facebook.

Entah ada kaitannya atau tidak dengan masalah ini, siang ini jam 13.20 WIB saya Blog Mas Sony tida bisa diakses.

sony-ak screen shot

Sementara ini adalah adalah logo Mas Sony yang selama ini kita kenal,

logo sony-ak

Bandingkan dengan Logo Sony Coorporation berikut ini

log sony.corp

Dan yang lebih mengherankan, perusahaan sebesar Sony.corp yang sudah menggurita dan menancapkan kuku kekuasaannya hampir diseluruh penjuru dunia, ternyata takut dengan Mas Sony AK yang nota bene hanya blogger personal ( Hmm, ini merupakan bukti bahwa blogger Indonesia memang ditakuti ).

Alasan yang dikemukan oleh Kuasa Hukum Sony.corp juga tidak rasional, hanya karena takut Mas Sony menyalah gunakan blognya.  Seharusnya pihak sony.corp bisa mempelajari dulu, membaca dan menganalisa isi blog Mas Sony.  Lagi pula blog tersebut sudah ada sejat tahun 2003 tahun yang lalu, kenapa baru sekarang ?

Mas Sony maju terus mas, kami para blogger, termasuk bloggr ingusan seperti saya mendukung Mas Sony. Anda adalah teladan bagi kami yang baru belajar ngeblog.

Saya melihat bahwa ini adalah bentuk arogansi perusahaan besar, betapa takutnya mereka dengan seorang blogger.  Mas Sony selama ini tidak pernah mencemarkan nama baik sony.corp  Seharusnya pihak sony berbesar hati untuk melihat kenyataan bahwa blognya mas sony mungkin tidak akan pernah bisa disandingkan dengan websitenya Sony.corp dan ini menunjukan betapa paranoidnya sony.corp ? apakah ini berkaitan dengan semakin redupnya nama Sony.corp ?  Entahlah.

Berbeda dengan Kasus yang ini :

Pihak Google.com menggugat sebuah mesin pencari buatan China yang dianggap menyalahi ketentuan karena menggunakan logo yang hampir mirp dengan Google.

Perhatikan Screen shot berikut :

Ini adalah screen shoot google made in china :

logo-goojle

Dan ini adalah screenshot Google.co.id

logo-google.co.id

Jika yang kedua ini mungkin sudah masuk dalam ranah pelanggaran hak cipta, karena memang dilihat dengan mata telanjang saja sudah menunjukan ada kemiripan, sehingga wajar saja jika pihak Google.com menuntut.

Melihat perkembangan yang ada sekarang, saya malah menjadi khawatir, blog saya ada yang mengklaim dan meminta untuk ditutup.  Jika kejadian ini menimpa diri saya, saya juga akan fight seperti Mas Sony AK.

Bagaimana Tanggapan rekan-rekan mengenai kasus ini ?

UPDATE !!!

Pihak Sony Corporation sudah meminta maaf kepada Sony Arianto Kurniawan, hal ini disampaikan langsung oleh Shiro Kambe,Vice President Sony Corporation.
“Kami memang mengalami banyak sekali kasus domain di berbagai negara,” ungkapnya. “Entah mengapa kasus Sony AK ini terjadi kesalahpahaman dengan pengacara. Terus terang kami sendiri kurang mengerti,” ujarnya.
Waduh…kalau begini berarti pengacaranya yang salah mengartikan perintah dari kantor pusat sony coorporation ?
Informasi selengkapnya techno.okezone.com