Kedengarannya seperti menggurui dan menjadi agen rahasia. Bukan, bukan itu maksudnya, saya mencoba mengulas dan berbagi tips kecil sekaligus ingin mengingatkan bahwa komentar yang kita tulis pada kolom komentar sebuah blog menunjukan kepada dunia siapa sipenulis.
Tanpa kita sadari sering kali kita memberikan komentar apa adanya dan terkesan sangat dipaksakan hanya sekedar untuk memberitahukan kepada si pemilik blog bahwa kita sudah hadir ( sekedar mengisi buku absen ? ).
Kita juga sama-sama menyadari, melakukan kegiatan blogwalking ( Please, do not blog running !), adalah kegiatan yang juga terkadang membosankan. Tetapi sebagai blogger baru, mau tidak mau kita harus melakukannya untuk mempromosikan blog, melakukan sosialisasi dengan blogger lain. Kehidupan ranah maya ini hampir sama dengan kehidupan dunia nyata, perlu teman dan persahabatan.
Beberapa tips berikut, mungkin bisa membantu, agar komentar yang di tulis terkesan baik dan berkualitas.
- Baca artikelnya,Sekali lagi baca artikelnya, bukan hanya judulnya. Apalagi jika artikelnya cukup panjang. Sehingga kita memberikan komentar yang seharusnya tidak perlu karena sudah dipaparkan dengan jelas.
- Tarik Kesimpulan,Sebelum memberikan komentar, coba simpulkan dulu isi artikelnya. Sehingga komentar yang diberikan berkaitan dengan artikel.
- Bertanyalah.Salah satu fungsi kolom komentar adalah agar sipemilik blog dapat berinteraksi langsung dengan reader blognya, gunakan kolom komentar untuk bertanya kepada si pemilik blog jika ada yang perlu dipertanyakan.
- Jangan Sok Tahu.Artikel yang ditulis pemilik blog mungkin sudah ditulis oleh blog lain atau oleh kita sebagai pembaca pada blog tersebut. Jangan karena kita lebih menguasai permasalahannya kemudian kita memberikan komentar yang kesannya merendahkan atau semacam. Berikan komentar yang wajar.
- Kita Tamu.Ketika kita berkunjung ke blog lain dan memberikan komentar, sadari bahwa kita adalah tamu. Ingat !, admin blog bisa saja menghapus komentar yang dianggap tidak berhubungan dan memperlakukan komentar kita seperti spam. Atau anda mau komentar anda ditambah-tambahin kalimatnya dan isinya justru mempermalukan kita sendiri ?
Masih ada yang lain ?, pada prinsipnya 5 (lima) hal diatas cukup untuk dijadikan pegangan ketika kita memberikan komentar pada blog lain.
Apalagi jika kita memberikan komentar pada blog yang sudah terkenal, pemilik blog sangat selektif dalam berberikan komentar. Jika komentar kita dianggap biasa-biasa saja, maka tidak akan umpan balik dari pemilik blog. Happy Blogging.
Gambar dari : http://www.nataliedee.com


Untuk nomor 4. Jangan sok tahu itu saya setubuh mas Aldy. Kalawo boleh menambahken, ketika kita berkomeng, akan lebih baik dalam pandangan blogger juga manusiwa adalah dengan menaruh sebutan namanya yang lebih manusiawi dalam arti lebih mengedepankan sisi penghormatannya, pendek kata sebutan yang lebih menghormat, bukan mengecilkan. Contoh sebutan mengecilkan : OM, LIK, PAMAN. Ini dari sisi ngilmu jiwa nyang pernah kupelajari mas. Minimal kita sebutin dengan sebutan yang baiklah, misalkan mas,mbak,atawa pak. Karena blogger juga manusiwa.:malu:
Wandi thok´s last blog ..Membuat Jaringan Sosial Mandiri di Ning.com
Benar Kang ( ops…boleh saya panggil kang ? ), memang sebaiknya kita menyebutkan namanya, jika tidak memang harus dengan sebutan yang sopan. Sebaiknya tamu blog, memudakan dirinya dibandingkan dengan pemilik blog. Panggilan yang tidak santun memang menyedihkan kang, tetapi kalau boleh saran, kang Wandi edit saja.
pokoke pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxzz
KangBoed ´s last blog ..Kebesaran dan Keajaiban ALLAH
lanjuuuuuut..
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll
habis itu kabooooooooooooooooooooorrr
:bigsmile: :bingung: :ngakak:
KangBoed´s last blog ..Heboh Kenaikan Gaji Menteri Kabinet Indonesia Bersatu
Saya kok malah ingat tulisanku ini mas http://wandisukoharjo.com/blogger-juga-manusia.html :ngakak:
Berarti kita sehati ya mas? :bigsmile:
Wandi thok´s last blog ..Membuat Jaringan Sosial Mandiri di Ning.com
Artikel ini memang hasil renungan saya sendiri, kemudian ditambah dengan pendapat blogger lain seperti yang Kang Wandi Tulis, Mas Adi Rismakan dan Fatih Syuhud. Kemudian saya posisikan diri saya sebagai pemberi komentar dan saya rasakan reaksi diri saya ketika mendapatkan komentar yang kurang berkenan.
bos titip link yah………….tapi nek g boleh juga gpp kok
Monggo mbah…kalau untuk mbah boleh aja kok.:senang:
Salam Kenal mas Aldy…sepertinya saya harus banyak berguru di Blog ini, terimakasih sudah berkunjung ke Blog saya dan memberikan pencerahan…
atmakusumah´s last blog ..MENERAPKAN FITUR S.M.A.R.T DALAM DIRI KITA
Salam Kenal Mas, kita belajar bersama-sama mas. Saya sering berguru ke Mas Dani Iswara, Fatihsyuhud, rismaka, fanari dan banyak lagi, juga beberapa blog luar.
Saya pernah baca tulisan mas Ady rismaka itu.
Beberapa tulisan sejenis ini juga pernah. Kayaknya mbak Nunik isnuansa juga punya topik serupa. cmiiw
Terkait etika berkomentar. Apakah itu benar komentar saya? Identitas, saya pilih make yang asli. Jadi yang mau konfirmasi/mengoreksi/membantah atas komentar saya, silakan via blog atau hubungi alamat kontak email saya via admin.
Kadang jika tulisan terkesan bertele-tele dan harusnya bisa disampaikan dengan lebih padat, jujur, saya sering make ctrl+f.
Ups, Mas Dani benar, mas Adi juga pernah menulis topik yang sama, mbak nunik juga, cuma cara penyampaianya yang beda mas.
Saya sendiri juga memilih menggunakan identitas saya asli saya, atan usernamenya saya ganti dengan nama blog. Sehingga kalau ada yang komplain mudah ditelusuri. Tulisan yang singkat dan padat memang sulit mas, saya masih merasa kesulitan menulis yang singkat tapi bisa dipahami yang baca. :sedih:
hati-hati pak dokter. ntar tuts F nya cepet rusak lohhh :love:
ganda´s last blog ..Enhance The Method To Prevent Spam Comments Without Plugins
Kalau pak Dokter Dani sih walau sering nekan tombol F masih punya banyak stok.
mengingat tulisan *saya lupa alamat webnya*, kebanyakan pengguna internet lebih ke “scanning” dari pada membaca yang sebenarnya. Mungkin faktor kenyamanan terhadap layar yang membuat mata tidak nyaman. Well, faktor readability, penekanan pada point-point penting, hendaknya diperhatikan oleh penulis tersebut. Dan juga sebaiknya judul tulisan dengan isinya relevan, sehingga tidak mengecewakan. After all, bagaimana dengan isi komentar pertamax?
Apakah masih diperbolehkan bang?
ganda´s last blog ..Enhance The Method To Prevent Spam Comments Without Plugins
Membuat sebuah artikel memang tidak mudah bro, saya sendiri masih sangat keteteran cuma dengan modal nekad aja. Kalau komentar sih buat saya sebagai pemilik blog terserah kepada yang memberikan komentar saja. Tapi senangnya jika ada yang mengkritik dan memberitahu kekurangan blog saya. :senang:
Saya biasa mempraktekkan tips kedua, yaitu TARIK KESIMPULAN.
Dan hasilnya, saya menjaadi KOMENTATOR TERBAIK selama 3 bulan berturut-turut di blogodolarnya Kang Yudiono :ngakak:
Sekedar sharing aja mas, bukannya mau nyombongin diri sih..hehehe
iskandaria´s last blog ..5 Presenter Pria Terbaik Indonesia, Layakkah Mereka?
Saya tahu dan sangat paham, karena semua komentar sampeyan di blogodolar.com saya baca. :bigsmile: